Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Diwarnai Tiga Pertikaian Antar Pemuda
BERITABALI.COM, BULELENG.
Rangkaian pelaksanaan Hari Raya di Buleleng sedikit ternoda dengan adanya tiga pertikaian antar pemuda. Diantaranya di Perbatasan Desa Petandakan dan Kelurahan Banyuning, Kelurahan Sukasada dan Kelurahan Astina.
Ketiga aksi pertikaian antar pemuda selama rangkaian Hari Raya Nyepi dan Kuningan di Buleleng secara terpisah itu nyaris menimbulkan aksi bentrok massa antar Kelurahan maupun Desa, namun berkat kesigapan Polisi hal tersebut dapat diredam, setelah mengamankan pelaku maupun korban, namun hingga Minggu (29/3) penanganan kasus pertikaian itu belum ditangani secara maksimal oleh polisi.
Peristiwa perkelahian pertama terjadi di didepan Kafe Jepun, Kelurahan Astina yang melibatkan Ketut Saptadi (23) warga Lingkungan Peguyangan, Kelurahan Astina dengan satu kelompok pemuda tak dikenal. Saptadi yang hendak membeli rokok, tiba-tiba dihadang dan dianiaya sekelompk pemuda yang sedang pesta miras dipinggir jalan.
Aksi pertikaian antar pemuda yang kedua berlokasi di kafe Nikki sebelah barat Terminal Sangket, Sukasada, dimana dua orang pemuda asal Desa Panji, I Gusti Nyoman Supardi (33) dan Gusti Putu Merta (47) yang minum miras di kafe Nikki dikeroyok sekelompok pemuda tidak dikenal.
Akibatnya, kedua korban yang diserang secara bersamaan mengalami luka cukup serius, lantaran dipukul secara membabi buta oleh sekolompok pemuda yang kini masih menjadi buronan polisi.
Sedangkan aksi ketiga terjadi disebuah warung dakocan yang berloksi di batas wilayah Kelurahan Banyuning dengan Desa Petandakan akibat salah paham, dua orang pemuda, I Gusti Ketut Yudi (23), warga Desa Petandakan dan I Gede Sustrawan (19), Warga Kelurahan Banyuning, bahkan dalam perkelahian yang nyaris melibatkan massa dari dua desa bertetangga tersebut, I Gusti Ketut Yudi mengancam Sustrawan dengan sebilah pisau.
”Penyebab tiga pertikaian antar pemuda secara terpisah itu dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi, korban dan tersangka menyebutkan setelah melakukan minum-minum dengan mengkonsumsi minuman keras dalam ambang batas yang berlebihan, hingga kemudian berujung dengan salah paham dan berbuntut perkelahian,” ungkap Kapolres Buleleng, AKBP Istiyono.
Sementara, dalam penangganan ketiga kasus pertikaian antar pemuda tersebutm Jajaran Polres Buleleng akan melakukan tindakan tegas, namun demikian beberapa pelaku yang disnyalir sebagai pemicu masih diburu polisi.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan