Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Dulu Coblos sekarang Contreng, Dulu Tomblos sekarang Koncreng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Saatnya Calon legislative perempuan menunjukkan kemampuannya untuk bersaing. Calon legislative perempuan juga diingatkan untuk tetap optimis dan tidak minder bersaing dengan calon legislative laki-laki.
Seruan tersebut salah satunya disampaikan Calon Legislatif Dari PDIP Agung Putri Astrid dalam debat calon legislative perempuan di Denpasar, Selasa (31/3).
Disisi Calon Legislatif dari PBR Amalia menyatakan siap bersaing secara mental. Amalia bahkan mengaku akan tetap berjuang walaupun tidak terpilih nantinya. Amalia menyatakan akan berjuang melalui forum Wanita lintas partai untuk mendukung calon legislative perempuan.
Menanggapi semangat calon legislative perempuan, mantan Ketua KPU Bali Anak Agung Oka Wisnumurti menyatakan caleg perempuan harus berani menunjukkan kekuatannya. “Caleg perempuan perlu menumbuhkan kepercayaan diri, caleg perempun tidak boleh ragu-ragu lagi,†kata Anak Agung Oka Wisnumurti.
Wisnumurti menegaskan cara pemilihan saja sudah berubah dari coblos ke contreng, maka saatnya koncreng yang menunjukkan kekuatannya agar tidak terus menerus dikalahkan oleh tomblos. Wisnumurti menambahkan caleg perempuan tidak lagi berpikir optimis dan pesimis tetapi harus memikirkan strategi untuk memenangkan persaingan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7861 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3532 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan