Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
KPU Terancam Dipidanakan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) terancam dipidanakan terkait penerbitan surat edaran pengesahan suara terhadap surat suara tertukar. Bahkan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Bali berencana merekomendasikan kepada Bawaslu untuk mempidanakan KPU.
Ketua Panwaslu Bali Wayan Djuana pada keteranganya di Denpasar (10/4) menyatakan KPU telah melakukan kesalahan yang sangat fatal. Sebab surat edaran KPU mengenai pengesahan suara terhadap surat suara yang tertukar telah menyebabkan suara pemilih tidak berharga
Menurut Djuana, KPU dapat dipidanakan dengan ancaman hukuman sekitar 1 tahun penjara. “KPU sudah melakukan pelanggaran pidana sebetulnya, yaitu melanggar pasal 828 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008. KPU bisa diancam dengan hukuman 12 bulan penjara” kata Wayan Djuana.
Ketua Panwaslu Bali Wayan Djuana menambahkan dalam aplikasi dilapangan surat edaran KPU juga telah menyebabkan perbedaan pelaksanaan. Seperti di Kabupaten Buleleng, suara dari Surat suara tertukar dimasukkan kedalam suara partai. Sedangan di Kabupaten Badung dan Denpasar Suara dari surat suara tertukar menjadi milik calon legislative sesuai dengan nomor urut yang tercontreng.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan