Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
10 Mahasiswa ISI Denpasar Tidak Ditahan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
10 tersangka mahasiswa Institute Seni Indonesia (ISI) Denpasar, yang menjadi tersangka dalam kasus penyegelan kampus, September 2008 lalu, tidak ditahan. Hal ini bertalian erat status mereka sebagai mahasiswa dii kampus. Kendati demikian, polisi masih mengincar mahasiswa lain, sebagai tersangka.
Mulai, hari ini, Kamis (16/04), 10 mahasiswa yang menjadi tersangka, telah diperiksa intensif di ruangan satuan reskrim Poltabes Denpasar, dari pukul 09.30 Wita, hingga pukul 12.00 Wita. Selain didampingi pengacara, puluhan mahasiswa ISI ikut datang guna memberikan suppor kepada temannya yang kini berstatus tersangka.
Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Gde Alit Widana, mengatakan, ke 10 mahasiswa dikenakan pasal 335 menyangkut pasal membuat perasaan tidak menyenangkan. Namun pasal yang disangkakan terhadap 10 tersangka tidak mutlak ditahan. Mereka hanya dikenakan wajib lapor.
‘Mereka tidak di tahan karena mereka proses belajar mengajar. Nanti kalau mereka ditahan proses belajar mengajar mereka terganggu,”ujarnya.
Ditanya apakah ada tersangka lain ? Kapoltabes mengatakan, nantinya akan di evaluasi oleh penyidik Poltabes Denpasar. Tentunya, untuk smeentara ini, baru 10 tersangka itu pun berkat dukungan alat bukti yang ada.
“Apa ada tersangka lain, masih kita selidiki. Sementara mereka dulu yang kita tetapkan menjadi tersangka,”ungkap mantan Kapolres Gianyar ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan