Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ribuan Siswa Didampingi Psikolog
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana, I Gede Winasa segera mengirimkan psikolog untuk mendampingi ribuan siswa di Jembrana dalam menghadapi momen Ujian Nasional (UN). Ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya stres di kalangan siswa pasca UN.
Kekhawatiran Winasa ini sangat beralasan lantaran UN sebagai salah satu langkah yang harus dilewati bagi seorang siswa tentunya melahirkan tekanan mental yang cukup tinggi.
“Karena UN merupakan ajang pertaruhan hidup bagi siswa kelas terakhir di masing-masing tingkatan sehingga tingkat emosi para siswa pasti meningkat. Biar mereka tidak kayak caleg gagal, saya akan kirim psikolog ke sekolah-sekolah untuk
mendampingi siswa,” ujar Winasa saat melakukan pemantauan UN di SMPN 1 Negara, Senin (27/4).Selain itu, Winasa juga tidak menginginkan jika nantinya ada siswa yang gagal lulus menempuh cara-cara yang tidak terpuji
untuk meluapkan kekecewaannya.
“Anak-anak muda kan emosinya masih labil, sehingga menurut saya perlu dibimbing secara psikologis oleh seseorang yangprofesional di bidang tersebut agar jika mereka gagal tidak menempuh cara-cara yang tidak terpuji dalam meluapkan kekecewaannya,” tandasnya.
Untuk sementara, kata Winasa, pihaknya akan memaksimalkan psikolog yang telah direkrut Pemkab untuk memberikan bimbingan mental tersebut.
“Nanti kita maksimalkan yang ada dulu, nanti kita rekrut lebih banyak lagi. Mereka akan keliling dari satu sekolah ke sekolah yang lainnya,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Dikporabudpar), A.A. Gede Putrayasa, saat ditemui di sela-sela mendampingi Winasa dalam memantau UN mengatakan di Jembrana UN tahun ini diikuti oleh 4.004 siswa setingkat SMP dari 16 SMP/MTs negeri dan 15 SMP/MTs swasta.
“Untuk meminimalisir kecurangan, pengawas ujian diberlakukan sistem silang artinya guru pada satu sekolah tidak mungkin mengawasi anak didiknya pada sekolah yang sama,” terangnya.
Selain itu, kata Putrayasa, pelaksanaan UN juga dipantau oleh pemantau independen dari Universitas Ganesha (Undiksha) Singaraja dan Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar.
UN akan dilaksanakan selama 4 hari dengan mengujikan 4 mata pelajaran. “Bagi yang halangan dapat mengikuti ujian
susulan yang akan dilaksanakan pekan depan,” ujar Putrayasa.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2947 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun