Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hingga Kini Belum Ada Penumpang Terdeteksi Flu Babi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Heboh terjangkitnya flu babi di sejumlah negara, membuat Bali waspada. Guna mencegah masuknya flu babi ke Pulau Dewata, sejumlah pintu masuk Bali dijaga ekstra ketat. Di Bandara Ngurah Rai misalnya, dipasang dua macam alat, yakni 'body cleaner' dan 'thermal scanner'.
"Kedua alat itu sudah dipasang sejak 20 April, masing-masing dua unit," ujar Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandara Ngurah Rai, dr. Nyoman Murtiyasa, Selasa (28/4).
Menurut Murtiyasa, kedua alat tersebut digunakan untuk mendeteksi setiap wisatawan yang baru datang di Ngurah Rai. Tak perkecualian, semua penumpang dari luar negeri wajib diperiksa.
"Hasilnya, hingga hari ini tidak ada penumpang yang terdeteksi flu babi," ujar Murtiyasa.Meski begitu, pemantauan dan pendeteksian tetap dilakukan secara intensif guna mencegah sejak awal kemungkinan menularnya penyakit yang sudah menelan korban jiwa
di luar negeri.
Murtiyasa mengatakan, untuk sementara petugas yang ditugaskan mengoperasikan dua alat itu masih terbatas menggunakan yang dimiliki Bandara Ngurah Rai."Bila ada hal yang darurat, kita akan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Bali," pungkas Murtiyasa.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2232 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun