Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Kabin Pesawat Garuda Disemprot Insektisida Khusus
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, sore ini (05/05) melakukan penyemprotan di dalam kabin pesawat Garuda yang baru tiba dari Korea Selatan. Upaya ini sebagai bentuk antisipasi masuknya virus flu babi dari luar negeri.
Upaya penyemprotan ini dilakukan sekitar pukul 16.30 Wita, saat pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 871 baru tiba dari Seoul Korea Selatan.
Setelah 256 penumpang turun dari pesawat, beberapa petugas dari kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar masuk ke dalam kabin pesawat berbadan lebar ini. Para petugas ini kemudian menyemprotkan cairan insektisida khusus untuk kabin pesawat, buatan Australia.
Penyemprotan dilakukan mulai barisan tempat duduk paling belakang hingga ke bagian paling depan. Upaya penyemprotan di dalam kabin pesawat ini diulang hingga 3 kali.
“Upaya penyemprotan pesawat ini sudah mulai dilakukan sejak dua hari terakhir. Penyemprotan untuk mematikan virus flu ini diprioritaskan pada pesawat-pesawat yang berasal dari negara terjangkit flu babi seperti Hongkong, Cina dan juga dari negara lainnya. Ini akan terus dilakukan di Bandara Ngurah Rai hingga WHO (badan kesehatan dunia) menyatakan wabah flu babi ini sudah hilang,” jelas Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan, Nyoman Murtiyasa.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2289 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1927 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1788 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun