Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Perayaan Waisak di Gianyar Berlangsung Sederhana
Blahbatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ratusan umat Budha di Gianyar Bali, hari ini, mengikuti persembahyangan hari raya Waisak tahun 2553. Peringatan dimulai sejak pagi hari dengan cara yang sederhana.
Perayaan hari Waisak di Gianyar dipusatkan di Wihara Amurwa Bhumi di Blahbatuh Gianyar. Sejak pagi hari, ratusan umat Budha dari Kabupaten Gianyar dan sekitarnya datang ke wihara yang berdiri kokoh di atas sebuah lembah ini.
Perayaan hari raya Waisak di wihara ini diawali dengan prosesi Paradaksina, yakni mengelilingi halaman wihara sebanyak tiga kali, yang diikuti oleh ratusan umat Budha. prosesi ini bertujuan untuk memohon keselamatan serta kesehatan kepada Sang Budha.
Usai mengikuti prosesi Paradaksina, ratusan umat Budha di wihara kemudian menjalani prosesi Darmasila atau persiapan doa dan meditasi. Setelah siap, semua umat yang datang kemudian berdoa bersama merayakan detik-detik hari Tri Suci Waisak.
“Pada hari Waisak, kita umat Budha memperingati tiga peristiwa suci sekaligus yakni haru lahirnya Sang Budha, saat Sang Budha mendapatkan pencerahan, dan saat Budha kembali ke asal atau Pari Nirbana,” jelas Made Sanjaya, pendeta wihara Amurwa Bhumi.
Selain berdoa di dalam bangunan wihara, umat Budha yang datang ke wihara Amurwa Bhumi ini juga berdoa di sekitar pohon bodi wihara, pohon yang disucikan umat Budha.“Di hari raya Waisak ini, umat Budha berdoa agar seluruh mahluk hidup di dunia diberi berkah, kedamaian, dan kebahagiaan,” ujar Sanjaya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1356 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1035 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 877 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 779 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik