Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Bawa 30 Liter Arak, Dadong Deresta Diamankan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Meskipun seringkali ditangkap, namun keberadaan minuman keras (miras) lokal jenis Arak masih banyak beredar. Buktinya Buser Polsek Sidemen berhasil mengamankan 30 liter arak dari Ni Wayan Deresta (60) asal Dusun Lebu Gede, Desa Lokasari, Sidemen.
Deresta ditemukan membawa minuman arak di Dusun Talibeng, Sedemen, Karangasem. Informasi yang dihimpun Beritabali.com Senin (25/5) menyebutkan, sekitar pukul 13.00 Wita Polsek Sidemen melakukan patroli miras menuju daerah sentral produksi arak di Talibeng.
Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi dari warga sekitarnya bahwa didesa tersebut masih banyak masyarakat yang menjual arak tanpa dilengkapi dengan SIUP MB. Setibanya di TKP polisi menemukan sebuah mobil penumpang Microlet warna hijau membawa jerigen.
Karena curiga dengan barang yang dibawa Microlet tersebut, polisi akhirnya menghentikan dan menggeledah barang bawaannya. Dari mobil penumpang warna hijau, polisi menemukan miras lokal jenis arak dalam dua buah jerigen yang isinya 30 liter.
Sementara itu, pemilik arak Wayan Deresta ditanya soal ijin penjualan justru tidak mampu menunjukkannya. Buntutnya wanita asal Lebu Gede dengan araknya langsung dinaikkan dalam mobil patroli dan digiring menuju Polsek Sidemen.
Pahumas Polres Karangasem AKP Syamsul Hayat seijin Kapolres AKBP Amur Candra Juli Buana membenarkan kejadian tersebut. "Pelaku dan barang buktinya kita amankan untuk penyidikan," ungkapnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan