Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Winasa: Dewan Kritis, Tukang Bakso Juga Kritis
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pendeklarasian 6 parpol yang memiliki keterwakilan di parlemen Jembrana periode 2009-2014, dihadiri juga oleh Bupati Jembrana, I Gede Winasa. Dalam kesempatan ini Winasa menyentil kinerja DPRD Jembrana periode 2004-2009 yang sebentar lagi akan lengser.
Dalam sambutannya, Winasa mengharapkan agar anggota dewan yang akan dilantik bisa bekerja lebih optimal, jangan hanya bisa mengkoreksi saja namun harus disertai dengan diskusi dan solusi.
“Artinya, lembaga dewan tidak hanya bisa mengkoreksi saja, namun selain memberikan koreksi juga perlu adanya diskusi dan solusi dengan cara-cara yang baik. Kalau hanya bisa mengkritisi saja, tukang bakso juga bisa,“ sentil Winasa yang disambut gelak tawa oleh peserta koalisi.
Selain menyentil kinerja dewan, Winasa mengharapkan agar dewan yang baru segera menindaklanjuti ranperda pemilihan perbekel dengan menggunakan sistem touch sreen yang hingga kini masih dipending oleh dewan. “Kita sangat berharap agar ranperda tersebut bisa segera disikapi oleh anggota dewan yang baru,“ harapnya.
Terkait dengan akan dihelatnya Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres), Winasa mengajak seluruh parpol untuk menciptakan suasana kondusif di Jembrana. “Akhir-akhir ini menjelang Pilpres suhu politik kian panas. Namun saya harapkan Jembrana tidak ikut-ikutan mabuk seperti yang di Jakarta. Jatuhkan pilihan dengan akal sehat dan rasional. Tidak perlu ikut-ikutan emosi,“ pesannya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan