Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tersangka Lain Diminta Segera Serahkan Diri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jumlah tersangka pembunuhan wartawan Radar Bali, Anak Agung Prabangsa, tampaknya akan terus bertambah. Salah satu tersangka yang telah ditahan di Polda Bali meminta kepada tersangka lainnya agar segera menyerahkan diri ke polisi.Hal ini disampaikan salah satu tersangka yang telah ditahan di Mapolda Bali, Dewa Sumbawa.
Menurut supir Nyoman Susrama (otak pembunuhan) ini, masih ada tersangka lain yang belum menyerahkan diri ke Polda."Saya meminta kepada tersangka lainnya agar segera menyerahkan diri, kalo memang laki-laki buktikan, segera serahkan diri ke polisi dan jangan sembunyi terus," ujarnya, Senin (1/6).
Kepada otak pembunuhan Nyoman Susrama, Dewa Sumbawa juga meminta agar Susrama lebih bersifat terbuka kepada polisi."Saya minta Pak Susrama lebih berterus terang menyampaikan fakta yang ada agar persoalan ini cepat tuntas. Kepada keluarga Gung Aji (Prabangsa), saya mohon maaf yang sebesar- besarnya atas perbuatan yang telah saya lakukan," kata Dewa.
Hingga saat ini, jumlah tersangka yang sudah ditahan di Mapolda Bali mencapai 9 orang tersangka. Tersangka yang ditahan mempunyai peran yang berbeda mulai otak pembunuhan, eksekutor, hingga membuang korban ke laut.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun