Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Bobie Akhirnya Diijinkan Pulang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah menjalani perawatan secara intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar, Pasien Flu A/H1N1 Bobie Masoner akhirnya diijinkan pulang. Bobie Meninggalkan RSUP Sanglah Denpasar pada Jumat Siang (26/6) sekitar pukul 12.45 Wita.
Bobie diijikan meninggalkan RSUP Sanglah Denpasar setelah dokter menilai kondisi kesehatan Bobie cukup baik. Ketua Tim Penanggulangan Flu A/H1N1 RSUP Sanglah Denpasar dr. Agus Somya menyatakan Bobie diijinkan pulang juga karena dinilai telah melewati masa infeksi virus selama tujuh hari.
Disisi lain dr. Agus Somya berharap untuk sementara Bobie tetap berada di rumah. Kita sarankan dia jangan pergi kemana-mana dulu, ya tinggal di rumah. Kita tidak membatasi sampai berapa hari tetapi sampai 7 hari masa inveksius. Ya menghindari untuk kontak dengan orang lain dulu,” kata dr. Agus Somia.
Sedangkan khusus untuk pasien asal Australia George Coltman, Menurut Agus Somya berdasarkan hasil uji lab dinyatakan positif flu A/H1N1. Walaupun demikian kondisi George semakin membaik. Selain merawat George Coltman, RSUP Sanglah kini juga merawat pasien suspect flu A/H1N1 lainnya berkewarganegaraan Australia yaitu James dan Tayla. Baik George Coltman, james dan Tayla saat datang ke Bali berada dalam satu pesawat dengan Bobie Masoner.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3681 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1355 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1234 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1123 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun