Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Otak Pemalsu Emas Masih Buron
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jajaran Polsek Sawan akhirnya membentuk Tim Khusus untuk memburu otak pelaku pemalsuan emas ke Jawa Timur untuk mengungkap adanya Jaringan penjualan emas palsu tersebut.
Memburu otak pelaku pemalsuan penjualan perhiasan emas, berinisial N, Jajaran Polsek Sawan akhirnya melakukan pencarian ke Kota Situbondo Jawa Timur yang diduga sebagai lokasi pembuatan perhiasan emas palsu itu.
“keterlibatan pelaku berinisial N diduga sebagai otak pelaku pemalsuan telah dikuatkan dengan keterangan empat pelaku lainnya yang telah ditangkap dan diamankan dan kuat dugaan mas palsu itu dibuat di Situbondo,” ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi MP, Jumat (26/6) di Mapolsek Sawan.
Sebelumnya, berawal dari kecurigaan pemilik toko mas di Desa Sangsit, Heriwanto, Jaringan penjual emas palsu yang berasal dari Jawa berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Sawan, bahkan empat pelaku secara marathon langsung dibekuk diantaranya Yahtolah Abdul, Sriwahyuni, Herman dan Timbul.
Dari aksi yang dilakukan anggota Jaringan Penjual Emas Palsu tersebut, Polsek Sawan menyita sejumlah barang bukti diantaranya, enam perhiasan emas berupa gelang dan rantai, tiga buah handphone, tiga unit sepeda motor DK 2938 VC, DK 5848 ZA dan P 3657 DK serta uang tunai yang diduga hasil transaksi sebesar tujuh juta rupiah
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan