Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 14 Juli 2026
Otak Pemalsu Emas Masih Buron
BERITABALI.COM, BULELENG.
Jajaran Polsek Sawan akhirnya membentuk Tim Khusus untuk memburu otak pelaku pemalsuan emas ke Jawa Timur untuk mengungkap adanya Jaringan penjualan emas palsu tersebut.
Memburu otak pelaku pemalsuan penjualan perhiasan emas, berinisial N, Jajaran Polsek Sawan akhirnya melakukan pencarian ke Kota Situbondo Jawa Timur yang diduga sebagai lokasi pembuatan perhiasan emas palsu itu.
“keterlibatan pelaku berinisial N diduga sebagai otak pelaku pemalsuan telah dikuatkan dengan keterangan empat pelaku lainnya yang telah ditangkap dan diamankan dan kuat dugaan mas palsu itu dibuat di Situbondo,” ungkap Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi MP, Jumat (26/6) di Mapolsek Sawan.
Sebelumnya, berawal dari kecurigaan pemilik toko mas di Desa Sangsit, Heriwanto, Jaringan penjual emas palsu yang berasal dari Jawa berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Sawan, bahkan empat pelaku secara marathon langsung dibekuk diantaranya Yahtolah Abdul, Sriwahyuni, Herman dan Timbul.
Dari aksi yang dilakukan anggota Jaringan Penjual Emas Palsu tersebut, Polsek Sawan menyita sejumlah barang bukti diantaranya, enam perhiasan emas berupa gelang dan rantai, tiga buah handphone, tiga unit sepeda motor DK 2938 VC, DK 5848 ZA dan P 3657 DK serta uang tunai yang diduga hasil transaksi sebesar tujuh juta rupiah
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3681 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1355 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1234 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1123 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1078 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun