Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Jembrana Kondusif
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Di Jembrana, gelaran Pilpres 2009 yang menghadirkan tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) berlangsung cukup kondusif. Dari beberapa TPS yang dipantau oleh seluruh jajaran Muspida Jembrana beserta Panwaslu Jembrana, tidak ditemukan adanya penumpukan antrian pemilih maupun permasalahan prinsip.
Di sejumlah TPS yang sempat dipantau oleh rombongan Muspida, suasana TPS boleh dikatakan lengang sehingga petugas KPPS harus menunggu pemilih yang datang. Rata-rata pemilih hanya memerlukan waktu 30 detik saja untuk menyalurkan aspirasinya.
Sementara, penggunaan KTP bagi yang tidak tercantum dalam DPT relatif kecil. Hal ini sangat berbeda dengan saat gelaran Pileg lalu dimana jubelan pemilih membuat antrian cukup panjang di TPS.
Lancarnya pelaksanaan Pilpres di Jembrana membuat PPS lebih santai dalam bekerja. Meski demikian Bupati Jembrana, I Gede Winasa tetap meminta KPPS bersabar hingga batas waktu yang telah ditentukan.
“Minum kopi boleh sambil menunggu pemilih yang belum nyontreng,“ ujar Winasa saat mengunjungi TPS 2 di Kelurahan Tegalcangkring-Mendoyo.
Winasa juga berharap pelaksanaan Pilpres di Jembrana berjalan dengan baik dan semua masyarakat yang punya hak pilih dapat menggunakan haknya dengan baik. “Karena DPT sudah baik, penggunaan KTP dalam memilih relatif kecil,“ ujar Winasa. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8012 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan