Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
14 Suspect Dirawat di RSUP Sanglah Denpasar
Sanglah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar mengkonfirmasi kini merawat sebanyak 14 pasien suspect flu A/H1N1. Dari 14 pasien suspect Flu A/H1N1 tersebut sebanyak 6 orang diantaranya merupakan warga negara Indonesia dan 8 pasien lainnya merupakan wisatawan yang sedang berlibur di Bali.
Namun RSUP Sanglah Denpasar memastikan belum terjadi penularan flu A/H1N1 dari wisatawan kepada masyarakat local Bali. Kepala Bidang Pelayanan medik RSUP Sanglah Denpasar dr. Lanang Suartana menyatakan seluruh warga negara Indonesia terutama masyarakat lokal yang menjadi pasien suspect flu A/H1N1 diprediksikan terinfeksi di luar negeri. Apalagi sebagian besar pernah berkunjung ke luar negeri.
“Yang murni diperoleh di tempat tanpa dia pernah bepergian ke daerah tertular belum ada. Kita tetap memakai criteria WHO bahwa yang kita anggap sebagai suspect adalah mereka yang menderita ILI disertai dengan pernah pergi ke daerah tertular,” ungkap dr. Lanang Suartana, Rabu (22/7).
Kepala Bidang Pelayanan medik RSUP Sanglah Denpasar dr. Lanang Suartana juga memastikan hingga saat ini belum terdapat pasien flu A/H1N1 yang meninggal dunia. Sedangkan terkait dengan meninggalnya pasien Slamet Subagia, Lanang Suartana menyatakan pasien meninggal akibat penyakit paru dan jantung.
Berdasarkan data RSUP Sanglah secara keseluruhan, RSUP Sanglah telah merawat 45 kasus flu A/H1N1. 20 orang diantaranya dinyatakan positif flu A/H1N1. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan