Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Toko Play Station Dibobol Komplotan Maling
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Toko Elektronik milik Ayau (43) di jalan Ksatrian, Gianyar, tepatnya didepan Kantor Dinas Sosial , Selasa (28/7) dibobol komplotan maling. Puluhan elektronik jenis play station lenyap diangkut maling. Korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.
Berdasarkan keterangan dikumpulkan di lapangan, kejadian naas ini terjadi Selasa pagi.
Salah satu saksi, Suhartono yang juga tetangga korban, mengatakan. ketika dirinya melihat toko tersebut di pagi hari pintu depan toko yang juga melayani service elektronik ini dalam keadaan terbuka. Bukan itu saja 1 buah gembok juga terlihat terbuang tak jauh dari toko. “ Kami curiga biasanya lampu toko menyala, tapi kok tumben mati, “ ujarnya.
Begitu dicek dan diberitahu kepada korban, ternyata benar tokonya sempat diobrak-abrik maling,
Korban dalam laporannya mengatakan kemungkinan besar maling masuk Selasa dini hari. Dan diduga mereka dalam melakukan aksinya dengan berkomplot.
Pahumas Polres Gianyar, Kompol I Gde Sujana seijin Kapolres Gianyar, AKBP I Nyoman Astawa membenarkan laporan ini. Dan sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyidikan.
“ Kami masih melakukan penyidikan, terkait laporan korban, “ ungkapnya. (Art)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2552 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1811 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1236 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun