Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Pedagang Mainan Keliling Cabuli Balita
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Abdul Rochim (22) memang kelewatan. Pedagang mainan keliling ini tega mencabuli anak balita berusia 4 tahun, di depan rumah sang bocah di Jalan Cokroaminoto Gang Garuda Denpasar. Ia mencabuli korban karena tidak membayar mainan yang dijual tersangka.
Kelakukan bejat Abdul Rochim (22), warga Jalan Gunung Agung Gang Bumi Ayu No 1 Denpasar, terjadi sekitar pukul 11.00 wita.
Informasi menyebutkan, saat itu tersangka sedang berjualan keliling diseputaran rumah korban.
Saat itu korban memanggil Rochim untuk membeli mainan. Namun karena tidak membawa uang, korban akhirnya dipaksa untuk meremas alat kelamin pelaku.
Yang lebih mengejutkan, pelaku juga meminta korban untuk menghisap 'burung'nya.
Kejadian tersebut ternyata disaksikan oleh sejumlah saksi yang enggan disebut namanya oleh sumber di Poltabes Denpasar.
Saksi langsung melaporkan ulah Rochim ke Poltabes Denpasar.
Menurut Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gde Alit Widana, setelah menerima laporan dari korbannya, pihaknya langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka.
Dari ciri-ciri yang diceritakan korban, dengan mudahnya tersangka ditangkap saat menjajakan barang dagangannya.
"Anggota reskrim sudah menangkap tersangka dan kini masih menjalani pemeriksaan,"beber Kapoltabes, pada Rabu (29/7).
"Pelaku akan dijerat dengan hukuman maksimal agar bisa membuat efek jera pada orang yang berniat melakukan hal serupa," terangnya. (Spy)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2552 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1811 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1236 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun