Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemkot Denpasar Sediakan 3500 Tamiflu
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna mencegah Flu Tipe A/H1N1 di Bali, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyediakan sebanyak 3500 tamiflu di semua puskesmas dan RS Wangaya.
Hal tersebut disampaikan Kadis Kesehatan Kota Denpasar Dr. Luh Sri Armini saat ditemui, Jumat (31/7) di ruang kerjanya.
“Pada prinsipnya flu ini tidak berbahaya, asalkan penderita cepat tanggap dan melaksanakan pola hidup bersih,” ujar Sri Armini.
Armini mengimbau bagi masyarakat yang menemukan penyakit ILI (Influensa Like Illness) agar segera menghubungi pihak kesehatan terdekat. Penderita juga disarankan tidak melakukan bepergian dan biasakan cuci tangan pada air mengalir.
Selain menyediakan tamiflu Sri Armini mengaku telah melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan menyebarkan informasi tentang pencegahan penyakit H1N1 ini.
“Gejala-gejala flu ini sangat mirip dengan influenza ILI dengan tanda-tanda klinis seperti demam, batuk, pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, nafas cepat, dan sesak nafas, dan beberapa kasus disertai mual dan diare,” jelas Armini.
Sementara masa inkubasi dan masa penularan dari virus ini 1 sampai 7 hari masa inkubasi. Masa penularannya satu hari sebelum mulai sakit (onset) dan sampai tujuh hari setelah onset.
“Kami mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dan membantu mencegah penyebaran virus tersebut,” ujarnya. (ctg/*)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2458 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun