Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pemkot Denpasar Sediakan 3500 Tamiflu
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Guna mencegah Flu Tipe A/H1N1 di Bali, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar menyediakan sebanyak 3500 tamiflu di semua puskesmas dan RS Wangaya.
Hal tersebut disampaikan Kadis Kesehatan Kota Denpasar Dr. Luh Sri Armini saat ditemui, Jumat (31/7) di ruang kerjanya.
“Pada prinsipnya flu ini tidak berbahaya, asalkan penderita cepat tanggap dan melaksanakan pola hidup bersih,” ujar Sri Armini.
Armini mengimbau bagi masyarakat yang menemukan penyakit ILI (Influensa Like Illness) agar segera menghubungi pihak kesehatan terdekat. Penderita juga disarankan tidak melakukan bepergian dan biasakan cuci tangan pada air mengalir.
Selain menyediakan tamiflu Sri Armini mengaku telah melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan menyebarkan informasi tentang pencegahan penyakit H1N1 ini.
“Gejala-gejala flu ini sangat mirip dengan influenza ILI dengan tanda-tanda klinis seperti demam, batuk, pilek, lesu, letih, nyeri tenggorokan, nafas cepat, dan sesak nafas, dan beberapa kasus disertai mual dan diare,” jelas Armini.
Sementara masa inkubasi dan masa penularan dari virus ini 1 sampai 7 hari masa inkubasi. Masa penularannya satu hari sebelum mulai sakit (onset) dan sampai tujuh hari setelah onset.
“Kami mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dan membantu mencegah penyebaran virus tersebut,” ujarnya. (ctg/*)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan