Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Fotografer Bali Hadirkan Potret Pesta Demokrasi
Denpasar
Sabtu, 1 Agustus 2009,
14:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan foto jurnalistik selama musim kampanye hingga Pemilu Presiden 2009 di Bali akan dihadirkan ke khalayak umum. Foto hasil rekaman 17 pewarta foto se-Bali yang menamakan dirinya Pewarta Foto Bali, akan dipamerkan di Museum Bali, Denpasar, selama sepekan mulai 3 Agustus.
Puluhan foto jurnalistik yang dipamerkan dengan tajuk “Pemilu 2009†itu merupakan hasil suntingan korator fotografer senior, Joko Sugianto, dan sebagian besar merupakan karya jurnalistik yang telah disiarkan melalui media massa masing-masing.
Ke-17 pewarta foto di Bali yang berinisiatif menggelar pameran bersama perdana itu adalah Yudi Karnaedi (Harian Umum Bali Post), Eka (Bali Post), Adrian Suwanto (Harian Umum Radar Bali), Miftahuddin (Radar Bali), Yuda A Riyanto (Harian Umum Nusa Bali), Komang Sutrisna (Harian Umum Denpost), dan Komang Suryawan (Denpost).
Juga turut mendukung dalam pameran foto itu, Eden Pratama (Metro Bali), Zul T Edoardo (The Jakarta Post), Nyoman Budiana (Kantor Berita ANTARA), Firdia Lisnawati (Kantor Berita AP), Made Nagi (Agen Foto EPA), Ade P Marboen (Kantor Berita ANTARA).
Selain pewarta foto yang bernaung dalam institusi resmi media massa, terdapat tiga pewarta foto lepas, yaitu Lukman S Bintoro, JP Christo, dan Stanny A Pradipta.
Korator fotografer senior, Joko Sugianto pada keterangannya di Denpasar, Sabtu (1/8) menyatakan, Pameran ini, menyajikan foto -foto yang spontan, kuat dan indah.
Pada kenyataannya jepretan-jepretan itu disusun dengan teliti. Setiap gambar juga dipikirkan secara matang dan diatur secara tepat untuk menghasilkan keindahan momentum, yang menjadi kekuatan pameran foto bersama ini.
“Seluruh foto yang dipamerkan ini sangat layak untuk mewakili aktivitas politik nasional yang terjadi di Bali. Para jurnalis foto ini juga menunjukkan integritas dan jarak yang sama dengan semua kontestan pemilu,†Kata Joko Sugianto.
Sedangkan koordinator pameran Yudi Karnaedi menyatakan, “Pameran perdana ini memiliki banyak makna selain menjadi ajang silaturahmi di antara kami. Ada misi lain yang lebih penting, agar masyarakat mengetahui bahwa Pemilu Presiden 2009 ini sangat penting bagi kita,†Ujar Yudi Karnaedi.
Yudi mengungkapkan Bali sebagai titik fokal utama pariwisata nasional dan dunia, harus menunjukkan kepada dunia bahwa perseteruan politik di tingkat nasional dan lokal tidak harus diwarnai dengan kerusuhan, permusuhan, dan keriuah yang tidak perlu. (mlt)
Puluhan foto jurnalistik yang dipamerkan dengan tajuk “Pemilu 2009†itu merupakan hasil suntingan korator fotografer senior, Joko Sugianto, dan sebagian besar merupakan karya jurnalistik yang telah disiarkan melalui media massa masing-masing.
Ke-17 pewarta foto di Bali yang berinisiatif menggelar pameran bersama perdana itu adalah Yudi Karnaedi (Harian Umum Bali Post), Eka (Bali Post), Adrian Suwanto (Harian Umum Radar Bali), Miftahuddin (Radar Bali), Yuda A Riyanto (Harian Umum Nusa Bali), Komang Sutrisna (Harian Umum Denpost), dan Komang Suryawan (Denpost).
Juga turut mendukung dalam pameran foto itu, Eden Pratama (Metro Bali), Zul T Edoardo (The Jakarta Post), Nyoman Budiana (Kantor Berita ANTARA), Firdia Lisnawati (Kantor Berita AP), Made Nagi (Agen Foto EPA), Ade P Marboen (Kantor Berita ANTARA).
Selain pewarta foto yang bernaung dalam institusi resmi media massa, terdapat tiga pewarta foto lepas, yaitu Lukman S Bintoro, JP Christo, dan Stanny A Pradipta.
Korator fotografer senior, Joko Sugianto pada keterangannya di Denpasar, Sabtu (1/8) menyatakan, Pameran ini, menyajikan foto -foto yang spontan, kuat dan indah.
Pada kenyataannya jepretan-jepretan itu disusun dengan teliti. Setiap gambar juga dipikirkan secara matang dan diatur secara tepat untuk menghasilkan keindahan momentum, yang menjadi kekuatan pameran foto bersama ini.
“Seluruh foto yang dipamerkan ini sangat layak untuk mewakili aktivitas politik nasional yang terjadi di Bali. Para jurnalis foto ini juga menunjukkan integritas dan jarak yang sama dengan semua kontestan pemilu,†Kata Joko Sugianto.
Sedangkan koordinator pameran Yudi Karnaedi menyatakan, “Pameran perdana ini memiliki banyak makna selain menjadi ajang silaturahmi di antara kami. Ada misi lain yang lebih penting, agar masyarakat mengetahui bahwa Pemilu Presiden 2009 ini sangat penting bagi kita,†Ujar Yudi Karnaedi.
Yudi mengungkapkan Bali sebagai titik fokal utama pariwisata nasional dan dunia, harus menunjukkan kepada dunia bahwa perseteruan politik di tingkat nasional dan lokal tidak harus diwarnai dengan kerusuhan, permusuhan, dan keriuah yang tidak perlu. (mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026