Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Kejari Bingung Sikapi Temuan BPK RI
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Temuan BPK RI saat memeriksa keuangan Pemkab Jembrana tampaknya mulai menjadi sasaran pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Negara. Namun, keterbatasan personil membuat Kejari Negara kewalahan dalam menangani temuan BPK RI tersebut.
Kepala Kejari Negara, Andari Koestamastoeti, ketika dihubungi, Rabu (26/8) tidak membantah kalau pihaknya kini masih memilah-milah prioritas penanganan kasus temuan BPK RI tersebut.
“Kasus yang sebelumnya kita tangani tetap berjalan, namun khusus temuan BPK, dengan keterbatasan personil, kita masih pelajari dan mencari yang mana mudah pembuktiannya.” terangnya.
Menurut Andari, begitu pihaknya menerima hasil pemeriksaan BPK RI tersebut, pihaknya langsung bergerak mempelajari dan mengecek kebenarannya dengan mengerahkan semua jaksa yang ada.
“Temuan BPK merupakan PR kejaksaan yang harus disikapi. Namun kami tegaskan, kasus yang sebelumnya kami tangani tetap kami disikapi,” tegasnya.
Imbuh Andari, pihaknya sudah mengecek kebenaran temuan tersebut dengan meminta keterangan orang-orang yang terkait dengan temuan BPK itu.
“Dalam tahap pul data ini kita mengundang orang-orang yang terlibat untuk dimintai keterangan,” tambahnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4404 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1821 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1499 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 985 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 920 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun