Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Harimau di Bali Zoo Ditanam Microchip
Beritabali.com, Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pasca matinya Harimau Sumatera di kebun binatang Taman Rimbo Jambi, pengamanan harimau di Kebun Binatang Bali (Bali Zoo) diperketat. Tubuh sepasang Harimau Sumatera yang ada di kebun binatang ini juga sudah dipasang microchip.
Pasca kematian Sherly, Harimau Sumatera di kebun binatang Taman Rimbo Jambi, akibat dibunuh dan dikuliti orang tak dikenal, pengamanan kandang Harimau Sumatera di Kebun Binatang Bali, Gianyar diperketat. Pengetatan pengamanan dilakukan secara internal maupun eksternal.
Secara internal, keamanan kandang dua Harimau Sumetera bernama Arimbi dan Dodo ini diawasi secara maksimal, untuk mencegah hilangnya harimau tersebut. Kesehatan dan pakan kedua Harimau Sumatera ini diawasi dengan ketat, dengan menugaskan keeper atau petugas khusus, yang terdiri dari dokter hewan, pembersih kandang, dan petugas pemberi makan.
“Sementara secara eksternal, pengamanan dilakukan dengan menanam alat pendeteksi microchip pada tubuh kedua Harimau Sumatera yang ada di kebun binatang ini. Alat ini berfungsi melacak keberadaan harimau jika hilang dari kandang,†jelas Wayan Mardana, manager konservasi Bali Zoo, hari ini.
Hingga saat ini, Kebun Binatang Bali di Gianyar memiliki koleksi delapan ekor harimau. 2 ekor merupakan jenis Harimau Sumatera, sementara sisanya berjenis Harimau Benggala India. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6001 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4682 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2660 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2238 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan