Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Harimau di Bali Zoo Ditanam Microchip
Beritabali.com, Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pasca matinya Harimau Sumatera di kebun binatang Taman Rimbo Jambi, pengamanan harimau di Kebun Binatang Bali (Bali Zoo) diperketat. Tubuh sepasang Harimau Sumatera yang ada di kebun binatang ini juga sudah dipasang microchip.
Pasca kematian Sherly, Harimau Sumatera di kebun binatang Taman Rimbo Jambi, akibat dibunuh dan dikuliti orang tak dikenal, pengamanan kandang Harimau Sumatera di Kebun Binatang Bali, Gianyar diperketat. Pengetatan pengamanan dilakukan secara internal maupun eksternal.
Secara internal, keamanan kandang dua Harimau Sumetera bernama Arimbi dan Dodo ini diawasi secara maksimal, untuk mencegah hilangnya harimau tersebut. Kesehatan dan pakan kedua Harimau Sumatera ini diawasi dengan ketat, dengan menugaskan keeper atau petugas khusus, yang terdiri dari dokter hewan, pembersih kandang, dan petugas pemberi makan.
“Sementara secara eksternal, pengamanan dilakukan dengan menanam alat pendeteksi microchip pada tubuh kedua Harimau Sumatera yang ada di kebun binatang ini. Alat ini berfungsi melacak keberadaan harimau jika hilang dari kandang,†jelas Wayan Mardana, manager konservasi Bali Zoo, hari ini.
Hingga saat ini, Kebun Binatang Bali di Gianyar memiliki koleksi delapan ekor harimau. 2 ekor merupakan jenis Harimau Sumatera, sementara sisanya berjenis Harimau Benggala India. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2929 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun