Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Malaysia Tertarik Membeli GWK Rp. 1,5 Triliun
Beritabali.com, Mengwi
BERITABALI.COM, BADUNG.
Malaysia kembali melakukan ulah, patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) berupa patung Dewa Wisnu yang sedang mengendarai garuda kini ditawar dengan harga 1,5 triliun. Dimana sebelumnya, mereka telah mengklaim tari pendet dalam iklan visit year Malaysia, angklung, reog Ponorogo, batik, Hombo Batu, dan Tari Folaya.
Hal ini diungkapkan Gubernur Bali saat melakukan simakrama (tatap muka) di Wantilan Pura Saka Jajar, Pura Lingga Bhuwana, Pusat Pemerintahan (Puspem), Mengwi, Badung, Sabtu (29/8).
“Malaysia beberapa kali sudah melakukan penawaran kepada pengurus pembangunan GWK, Itu baru sayap dan kepalanya saja yang sudah jadi, bagaimana kalau nanti sudah jadi, jangan sampai ini milik bangsa lain,” jelasnya.
Patung GWK ini merupakan patung terbesar dunia dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter dan akan mengalahkan patung liberty. GWK ini merupakan mahakarya dari seniman Bali I Nyoman Nuarta yang berada di daerah Bali Selatan tepatnya di bukit Unggasan, Badung.
“Jangan sampai karya besar seni ini jatuh ke bangsa lain, ini harus milik masyarakat Bali. GWK itu merupakan karya besar setelah borobudur. GWK akan menjadi karya terbesar setelah 1000 tahun berdirinya borobudur,” ujar Made Mangku Pastika.
Salah satu kemungkinan yang bisa dilakukan yaitu pemerintah bali mengeluarkan obligasi (surat hutang) yang dapat dibeli oleh masyarakat bali, tentunya ini akan memberikan kontribusi kepada masyarakat bali untuk lebih memiliki sekaligus mendapatkan bunga bagi yang memberikan obligasi tersebut.
Solusi pendanaan lainnya, itu adalah dengan cara pembukaan konferensi di GWK, seperti konser, pameran kesenian maupun festival skala nasional atau internasional sehingga dapat memberikan pendanaan bagi pembangunan bali kedepan.
“Mari kita berpikir masalah duit, kalau kegiatan konferensi, festival, konser dan pameran kesenian yang tentunya dapat memberikan tambahan pendanaan bagi masyarakat bali,” ujarnya. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6006 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2332 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan