Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pol Air Polda Kini Bidik Nakhoda Asli
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus penyelidikan tenggelamnya perahu Putra Romo, mengungkap fakta terbaru. Yakni, identitas nakhoda kapal, Kadek Geria (37) yang sebelumnya dijadikan tersangka. Ternyata Kadek Geria hanyalah sebatas nakhoda pengganti, sementara nakohoda sesungguhnya tidak belayar.
”Dia hanya nakhoda pengganti. Nakhoda sesungguhnya adalah pemilik kapal, tidak ikut berlayar,” ungkap Kasigakkum Dit Polair Polda Bali, AKP Rai Suwandi.
Penyelidikan mengenai kasus ini akan terus diselidiki. Sekaligus melayangkan surat panggilan kepada nahkoda yang sesungguhnya. Nantinya, aparat kepolisian Pol Air Benoa, akan memanggil yang bersangkutan (nakhoda asli) besok, pada Selasa.
Tak hanya persoalan nakhoda pengganti saja. Lebih parahnya, keberangkatan perahu Putra Romo, tidak ada pemberitahuan kepada pihak syahbandar.
Bahkan, perahu Putra Romol, dikatakan tidak layak untuk berlayar.
Dalam penyelidikan juga terungkap, peralatan pengaman seperti jaket pengaman, dan pelampung, terkunci di almari bawah.
Pasca kejadian, almari itu tertutup barang, sehingga para penumpang tidak bisa mengambilnya.
Akibatnya 9 penumpang tewas tenggelam dan dua diantaranya masih dalam pencaharian.
Soal pemeriksaan Syahbandar penyeberangan Tri Buana, Kusamba, Klungkung, AKP Rai mengatakan masih dalam penyelidikan sekaligus menunggu pemeriksaan saksi ahli. (spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan