Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BPOM Sita Ribuan Makanan Impor
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Denpasar, menyita ribuan makanan impor yang beredar dari tujuh toko yang ada di Denpasar dan Badung. Ribuan makanan impor tersebut disita oleh Balai POM saat melakukan sidak pada tanggal 2 dan 3 September.
Namun, makanan-makanan tersebut baru ditunjukkan kepada wartawan Jumat (4/9) siang. Ketujuh toko itu adalah Hardy's Sanur, Toko Bagus, CV. Karya Maju Mandiri, Toko Karya Nirmala, PT. Sukanda Jaya, Halsindo Dewata, dan PT. Kulina Utama.
Sedikitnya ada 92 jenis produk impor illegal tanpa izin yang terdiri atas 3.395 kemasan siap edar. Selain itu BPOM juga menyita 38 jenis makanan kadaluarsa yang terdiri dari 305 kemasan.
Makanan-makanan tersebut diimpor dari Australia, Spanyol, Afrika, Prancis, Italia, Hongkong, Amerika, dan Thailand. Produk itu antara lain permen haribo happy cola, selai dalmatia orange fig spread, romula caperberries, green seas tuna, dan classic simmer soup.
Kepala Balai POM Denpasar, Dra. Corry Panjaitan, Apt. mengaku belum tahu kapan barang-barang tersebut akan dimusnahkan. "Kita tunggu dulu, mungkin bersamaan dengan
produk lainnya," jelas Corry. (kus)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan