Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
99 Paralayang Terbang di Langit Timbis
Beritabali.com, Timbis
BERITABALI.COM, BADUNG.
99 paralayang hari ini (9/9) terbang bersama di udara Pantai Timbis Nusa Dua Bali. Upaya ini tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) karena memecahkan rekor sebelumnya tahun lalu, yakni terbang bersama 88 paralayang.
Upaya pemecahan rekor terbang bersama paralayang tahun ini mengambil tempat yang sama seperti tahun lalu di kawasan Pantai Timbis Nusa Dua Bali. Upaya pemecahan rekor terbang bersama ini diikuti pilot paralayang dari dalam negeri maupun luar negeri.
Upaya pemecahan rekor ini dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat. Dan sekitar pukul 12.05 waktu setempat, rekor terbang bersama 99 paralayang di udara Timbis pun terpecahkan.
“Rekor terbang bersama kali ini dicatat dalam Museum Rekor Indonesia atau MURI sebagai rekor nomor 3907. Rekor ini memecahkan rekor yang dibuat 8 agustus 2008 yakni terbang bersama 88 paralayang,†kata Manajer MURI, Paulus Pangka saat menyerahkan penghargaan dari MURI kepada penyelenggara kegiatan ini.
Selain pemecahan rekor terbang bersama 99 paralayang, kegiatan tahun ini juga berhasil mencatat rekor baru terbang terlama dengan paralayang, yakni selama 9 jam 9 menit atas nama Dedi Arifianto.
Rekor ini juga memecahkan rekor yang dibuat tahun lalu yakni terbang selama 8 jam dan 8 menit. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun