Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Arus Balik Ramai, Angkutan Lokal Gigit Jari
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ternyata rejeki dengan ramainya arus balik seusai Lebaran tidak terbagi kepada para sopir angkutan lokal. Pasalnya, saat pemudik balik dari daerah asalnya, mereka lebih memilih menumpang bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) ketimbang angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Sepinya penumpang membuat sejumlah angkutan AKDP mengantri di Terminal Gilimanuk maupun Terminal Negara. “Kalau naik bus langsung ke Denpasar kan lebih ngirit, karena tidak usah beli tiket kapal. Selain itu, kita juga tidak usah menunggu lagi di terminal Gilimanuk dan Negara sehingga kami sekeluarga memilih naik bus langsung saja (AKAP),“ ujar Jamhur warga Jember yang hendak balik Denpasar, Jumat (24/9).
Penderitaan para sopir AKDP semakin bertambah lantaran para pemudik tahun ini kebanyakan memilih menggunakan sepeda motor untuk berlebaran di kampung halamannya.
Sepinya penumpang angkutan AKDP juga diakui oleh Kepala Terminal Gilimanuk, I Wayan Sujana. Menurut Sujana, meski arus balik terlihat padat namun jumlah penumpang angkutan lokal di Terminal Gilimanuk tetap sepi.
“Bahkan ada angkutan yang tanpa muatan sama sekali setelah ngantre lama. Kemungkinan memang belum semuanya pemudik balik atau hal lain. Atau bisa saja hari Sabtu besok baru ada lonjakan. Setiap tahun penumpang di terminal Gilimanuk memang terjadi penuruan,“ tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3893 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2043 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1997 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1805 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun