Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Arus Balik Ramai, Angkutan Lokal Gigit Jari
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ternyata rejeki dengan ramainya arus balik seusai Lebaran tidak terbagi kepada para sopir angkutan lokal. Pasalnya, saat pemudik balik dari daerah asalnya, mereka lebih memilih menumpang bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) ketimbang angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).
Sepinya penumpang membuat sejumlah angkutan AKDP mengantri di Terminal Gilimanuk maupun Terminal Negara. “Kalau naik bus langsung ke Denpasar kan lebih ngirit, karena tidak usah beli tiket kapal. Selain itu, kita juga tidak usah menunggu lagi di terminal Gilimanuk dan Negara sehingga kami sekeluarga memilih naik bus langsung saja (AKAP),“ ujar Jamhur warga Jember yang hendak balik Denpasar, Jumat (24/9).
Penderitaan para sopir AKDP semakin bertambah lantaran para pemudik tahun ini kebanyakan memilih menggunakan sepeda motor untuk berlebaran di kampung halamannya.
Sepinya penumpang angkutan AKDP juga diakui oleh Kepala Terminal Gilimanuk, I Wayan Sujana. Menurut Sujana, meski arus balik terlihat padat namun jumlah penumpang angkutan lokal di Terminal Gilimanuk tetap sepi.
“Bahkan ada angkutan yang tanpa muatan sama sekali setelah ngantre lama. Kemungkinan memang belum semuanya pemudik balik atau hal lain. Atau bisa saja hari Sabtu besok baru ada lonjakan. Setiap tahun penumpang di terminal Gilimanuk memang terjadi penuruan,“ tandasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5164 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3430 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2196 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 908 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan