Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Seluruh Aktivitas Laut Dihentikan
Beritabali.com, Nusa Penida
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Seluruh Aktivitas laut di kawasan Kepulauan Nusa Gede yaitu Pulau Nusa Penida, lembongan dan Pulau Ceningan di Klungkung Bali dihentikan selama satu hari terkait pelaksanaan Nyepi Segara atau Nyepi Laut.
Begitu juga dengan aktivitas transportasi laut dari dan menuju kepulauan Nusa Gede. Termasuk seluruh aktivitas pariwisata di kawasan Kepulauan Nusa Gede.
Wakil Ketua Pelaksana Nyepi Segara I Wayan Sukasta pada keterangannya di Nusa Penida, Minggu (4/10) menyatakan pelaksanaan Nyepi Segara ini merupakan bentuk penghormatan kepada penguasa laut yaitu Dewa Baruna. Menjaga Pelaksanaan Nyepi Segara ini juga sebagai bentuk menjaga hubungan antara manusia dan alam sekitarnya.
Pada saat Nyepi Segara itu adalah saatnya Dewa Baruna melakukan Tapa Yoga Semadi, makanya kalau saat itu kita ganggu maka akan terjadi bencana, jelas I Wayan Sukasta.
Wakil Ketua Pelaksana Nyepi Segara I Wayan Sukasta menyampaikan selama pelaksanaan Nyepi laut pantang bagi masyarakat Kepulauan Nusa Gede untuk melakukan aktivitas di laut selama satu hari.
Pelaksanaan Nyepi Segara yang jatuh pada Purnama sasih kapat atau kempat berdasarkan penanggalan Bali ini telah dilakukan oleh masyarakat Kepulauan Nusa Gede sejak tahun 1600 atau saat masa pemerintahan Raja Waturenggong. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5249 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3435 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2217 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan