Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Susrama Terancam Bui Seumur Hidup
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terdakwa Nyoman Susrama didakwa menjadi otak pembunuhan berencana atas wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa. Ia terancam hukuman penjara seumur hidup.
Dalam persidangan yang diketua Majelis Hakim Djumain, Jaksa Penunut Umum (JPU) Abraham Colis mendakwa Nyoman Susrama ikut terlibat dalam kasus pembunuhan berencana wartawan Radar Bali, Anak Agung Prabangsa.
Susrama dijerat pasal 340 KUHP dengan dakwaan sengaja dan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain.
Selain Susrama enam anak buahnya, yaitu Nyoman Wiriadnyana, Komang Gede, Komang Gede Wardana, Made Mulya Antara, IB Made Adnyana Narbawa, Wayan Suecita, juga didakwa dengan pasal yang sama.
Dalam kasus pembunuhan ini, Nyoman Susrama didakwa bertindak sebagai pemberi perintah kepada anak buahnya, untuk menjemput korban Anak Agung Prabangsa dan kemudian membunuhnya.
Terdakwa Nyoman Susrama yang dibantu 8 orang anak buahnya didakwa membunuh almarhum Anak Agung Prabangsa di sebuah rumah di Banjar Petak, Desa Bebalang, Kabupaten Bangli,11 Februari 2009.
Redaktur koran Radar Bali ini dibunuh karena menulis berita dugaan korupsi di proyek-proyek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangli, yang ditangani oleh terdakwa Nyoman Susrama.
Dalam rekontruksi sebelumnya, para terdakwa lainnya sudah mengakui perbuatannya dan menyatakan pembunuhan ini atas perintah terdakwa Nyoman Susrama. Meski demikian, terdakwa Nyoman Susrama tetap membantah terlibat pembunuhan sadis ini.
Wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa ditemukan tewas mengambang di Perairan Teluk Bungsil, Karangasem Bali pada 16 Februari 2009 lalu.
Sebelum ditemukan tewas mengenaskan, korban sempat menghilang beberapa hari dari kantor tempatnya bekerja dan tempat tinggalnya di Denpasar.
Sidang lanjutan pembunuhan wartawan Radar Bali Anak Agung Prabangsa akan dilanjutkan Senin 19 Oktober 2009 mendatang. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2785 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1967 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun