Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Walikota : Lestarikan Pembuatan Keris Tradisional
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebagai sebuah kota besar, Denpasar ternyata masih memiliki tempat pembuatan keris tradisional, yang masih eksis hingga sekarang. Terkait hal ini, Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Mantra menyatakan, pembuatan keris tradisional di wilayah Kotamadya Denpasar harus tetap dilestarikan.
Hal ini sidampaikan Walikota Denpasar IB Rai Mantra saat meninjau pembuatan keris tradisional di Banjar Tegal Kuwalon, Desa Sumerta Kaja.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra mengatakan pembuatan keris tradisional ini harus dilestarikan dengan mengarah pada budaya unggulan yang kreatif.
Untuk konservasi seni budaya, sudah terselenggara dengan baik, namun untuk kerajinan keris yang merupakan kegiatan budaya sangat perlu dilestarikan, ujar Rai Mantra.
Pembuatan keris ini tidak untuk diperjual belikan, hanya untuk pusaka dan pesanan. Tentunya dari segi nilai budaya sangat tinggi, untuk itu perlu dilestarikan kelangsungannya, imbuhnya.
Rai Mantra menegaskan akan membuat program konservasi bagi pengerajin besi yang langka. Sehingga konsep pembangunan global tidak hanya dilihat dari kekinian namun dilihat dari sejarah awal keberadaannya.
Melalui program konservasi, kedepannya kita harap ini mampu membangkitkan pande pusaka yang langka seperti pande keris sehingga bisa bangkit dan berkembang, kemudian tetap lestari, ujarnya.
Sementara pemilik pembuatan keris tradisonal, I Ketut Suwandi, mengatakan, pembuatan keris yang dilakukan oleh kedua anaknya yaitu Made Gde Suardika dan Nyoman Gede Eka Saputra, hanya untuk keperluan di pura dan pusaka.
Sebelum menjadi pande keris kedua anak saya mengalami sakit. Setelah membuat keris pusaka, mereka akhirnya sembuh, kata Suwandi.
Suwandi menambahkan, keris yang dibuat di tempatnya bukan dijual untuk kepentingan komersial tapi hanya untuk pusaka. Satu keris biasanya dibuat dalam jangka waktu lama sampai 6 bulan. (ctg)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2965 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun