Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nekang Jerimpen, Sambut Krama Baru Banjar
BeritaBali.com, Bongan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tradisi nekang jerimpen ( mendapatkan sesajen) bagi anggota baru banjar, masih lestari di Banjar Pekraman Bongan Gede Tabanan. Tradisi ini dilakukan setiap hari Raya Galungan.
Dua anggota banjar (perkumpulan warga dusun) baru yang mendapat jerimpen antara lain satu bayi yang lahir sebelum Galungan dan satu lagi diberikan kepada salah seorang krama (warga) yang baru saja melangsungkan prosesi pernikahan.
Dua warga banjar yang mendapatkan jerimpen adalah I Made Prabu karena baru saja dikaruniai seorang anak laki-laki sebelum hari raya Galungan dan I Wayan Lanus yang baru saja melangsungkan pernikahan.
Prosesi nekang jerimpen ini biasanya dilakukan setelah masing-masing krama selesai menggelar upacara Galungan.
Saat itu satu per satu krama membawa banten jerimpen ke rumah si bayi yang lahir sebelum Galungan. Banten jerimpen juga diberikan kepada salah satu krama yang melangsungkan pernikahan sebelum hari raya Galungan.
Maknanya adalah dengan memberikan banten jerimpen berarti yang menerima jerimpen itu sudah sah secara ‘niskala’ menjadi anggota banjar, jelas salah satu tokoh warga Banjar Bongan Gede.
Tradisi ini sudah ada sejak turun temurun dan entah kapan dimulainya.
Kami sifatnya hanya meneruskan tradisi ini, pungkasnya. (nod)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan