Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Mayat Tanpa Identitas Gegerkan Warga Pidada
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mayat tanpa identitas ditemukan warga di sebuah rumah mangkrak di lingkungan Pidada, Kelurahan Banyuasri Kecamatan Buleleng hingga mengegerkan warga di sekitarnya.
Penemuan mayat tanpa identitas, Minggu (18/10) diawali dari sejumlah anak-anak yang bermain dan mencium bau busuk, selanjutnya dari temuan itu dilaporkan kepada Kepala Lingkungan Pidada, Jro Mangku Merta sehingga dilaporkan ke Polsektif Kota Singaraja.
Polisi yang mendapatkan laporan penemuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah lokasi peristiwa, namun identitas mayat belum diketahui.
"Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan mayat ditemukan dalam posisi terlentang dan telah berbau busuk di dalam rumah yang belum jadi, disampingnya banyak barang rongsokan," ungkap Wakapolsektif Kota Singaraja, Iptu. Wayan Sartika.
Mayat yang belum diketahui asalnya tersebut selanjutnya di evakuasi dan dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan visum dan pemeriksaan luar.
"Untuk sementara setelah menjalani pemeriksaan kita titipkan dulu di rumah sakit, kita masih kesulitan untuk mengungkap identitas korban yang kita duga pemulung," jelas Sartika.
Secara pasti penyebab kematian korban belum diketahui, namun demikian mayat tanpa identitas yang diperkirakan tewas dua hari itu masih disimpan di ruang jenasah RSUD Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5292 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3438 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2235 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 957 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan