Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Keluarga Gede Nirka Jalani Tes DNA
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pasca ditemukannya mayat telah membusuk dan susah dikenali pada pinggir hutan di wilayah Bima, NTB yang kemudian diduga mayat Gede Nirka membuat Polres Jembrana bekerja ekstra untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut. Keluarga Nirkapun telah diboyong untuk menjalani test DNA guna memastikannya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Senin (26/10), mayat yang ditemukan pada pinggir hutan di wilayah Bima, NTB mengenakan pakaian yang mirip dengan pakaian yang dikenakan Nirka saat pergi meninggalkan rumah lima bulan yang lalu yakni baju kaos dengan motif kotak-kotak dan celana panjang warna hitam yang terdapat logo penjahit di Melaya.
Hanya saja, pada mayat yang sudah membusuk sehingga susah dikenali tidak ditemukan secarik identitas diri yang dapat dijadikan petunjuk untuk mengenali mayat tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Senin (26/10) membenarkan kalau pihaknya sudah mengambil sampel darah keluarga Nirka untuk keperluan tes DNA.
Setelah saya datang dari Bima, selain mengirimkan sampel mayat tersebut, saya juga mengambil sampel darah keluarga korban untuk dikirimkan ke Lab Forensik guna ditest DNA,terangnya.
Menurutnya, test DNA ini harus dilakukan untuk memastikan kebenaran apakah mayat yang ditemukan di Bima itu merupakan mayat Nirka.
Kami melakukan tes ini untuk memastikan apakah itu mayat Gede Nirka atau bukan,†jelas Suparta.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2833 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2041 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1989 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun