Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Setiap Hari Bali Hasilkan 750 Ton Sampah Plastik
BERITABALI.COM, BADUNG.
Sebagai sebuah pulau kecil, setiap harinya Pulau Bali menghasilkan 5000 ton sampah. Dari jumlah tersebut, 750 ton merupakan sampah plastik yang amat berbahaya bagi lingkungan.
Hal ini terungkap dalam kampanye ‘Say No To Plastic’ atau katakan tidak pada (sampah) plastik, yang digelar di sebuah Mall di Kuta, hari ini (27/11).
Dalam kampanye ini, setiap pengunjung yang datang dan berbelanja di supermarket yang ada di mall ini, dianjurkan untuk membawa tas sendiri yang dapat dipakai berulangkali.
“Kami mengajak para pelanggan untuk ikut berpartisipasi mengurangi jumlah sampah plastik di Bali dengan membawa tas belanja sendiri dari rumah,†kata Store Manager Mall, Nyoman Erawati.
Berdasarkan data yang dipublikasikan biocycle.net, Bali menghasilkan sekitar 5000 ton sampah per hari. Dari jumlah itu, 750 ton atau setara 167 truk merupakan sampah plastik yang dapat menimbulkan persoalan serius bagi lingkungan.
“Membawa dan menggunakan tas sendiri yang dapat dipakai berulangkali merupakan solusi paling efektif dan praktis untuk mengurangi dampak negatif kantung plastik terhadap lingkungan,†jelas Alex Ryan, juru bicara ‘Bali Cantik Tanpa Plastik’, sebuah kelompok relawan kampanye, yang berbasis di Ubud, Gianyar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun