Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Disdik Kembangkan Kelompok Belajar Masyarakat Desa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Pendidikan pemuda dan Olah Raga Bali mengembangkan program kelompok belajar masyarakat Desa guna mengentaaskan buta aksara di Bali. Program ini merupakan program pengentasan buta aksara secara informal selain pengentasan buta aksara melalui program pendidikan paket A, B dan C.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bali Wayan Suasta menyatakan ke depan, seluruh desa di Bali diharapkan telah memiliki Kelompok belajar masyarakat Desa. Hal ini untuk mewujudkan Bali bebas buta aksara pada 2015.
Pada 2015 kita akan tuntaskan melalui kelompok sasaran fungsional ini. Pada 2015 kita harapkan kurang lebih 70 persen tercapai kata I Wayan Suasta.
Wayan Suasta menyebutkan jumlah buta aksara di Bali secara keseluruhan saat ini mencapai 300.000 orang. Sedangkan jumlah buta aksara dilihat berdasarkan umur produktif antara 14 tahun hingga 45 tahun hanya mencapai 76.000 orang.
Sementara tingkat buta aksara paling tinggi di Bali terdapat di Kabupaten Karangasem dan Buleleng.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan