Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Disdik Kembangkan Kelompok Belajar Masyarakat Desa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dinas Pendidikan pemuda dan Olah Raga Bali mengembangkan program kelompok belajar masyarakat Desa guna mengentaaskan buta aksara di Bali. Program ini merupakan program pengentasan buta aksara secara informal selain pengentasan buta aksara melalui program pendidikan paket A, B dan C.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bali Wayan Suasta menyatakan ke depan, seluruh desa di Bali diharapkan telah memiliki Kelompok belajar masyarakat Desa. Hal ini untuk mewujudkan Bali bebas buta aksara pada 2015.
Pada 2015 kita akan tuntaskan melalui kelompok sasaran fungsional ini. Pada 2015 kita harapkan kurang lebih 70 persen tercapai kata I Wayan Suasta.
Wayan Suasta menyebutkan jumlah buta aksara di Bali secara keseluruhan saat ini mencapai 300.000 orang. Sedangkan jumlah buta aksara dilihat berdasarkan umur produktif antara 14 tahun hingga 45 tahun hanya mencapai 76.000 orang.
Sementara tingkat buta aksara paling tinggi di Bali terdapat di Kabupaten Karangasem dan Buleleng.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2397 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1792 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun