Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
1000-an Orang Ikuti Bersih Pantai dan Laut di Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 1000 orang hari ini ikut serta dalam kegiatan bersih pantai dan laut di Pulau Serangan Denpasar. Aksi bersih-bersih ini untuk menyambut Hari Nusantara.
Aksi bersih-bersih ini dilakukan mulai pukul 07.00 hingga 09.00 pagi. Bersih-bersih di Pantai Selatan Pulau Serangan ini diikuti berbagai unsur mulai pegawai negeri sipil, personil TNI, masyarkat pesisir dan Adat Serangan, hingga siswa SD dan SMP yang ada di Kelurahan Serangan.
Dalam aksi bersih-bersih ini para peserta mengumpulkan sampah plastik di pantai dan sepanjang kanal yang ada di Pulau Serangan.
Selain aksi bersih-bersih juga dilakukan penanaman pohon pelindung pantai seperti cemara laut, ketapang, dan gelodog tiang. Total jumlah pohon yang akan ditanam mencapai ribuan pohon terdiri dari 2000 batang pohon ketapang, 2000 batang pohon cemara, dan 500 batang pohon gelodog tiang.
Lewat aksi bersih-bersih di Pulau Serangan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih sadar lingkungan dan tidak lagi mengotori apalagi merusak lingkungan. Dengan adanya kesadaran lingkungan yang tinggi, masyarakat akan mendapat keuntungan ekonomis dan juga ekologis, kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bali, Gusti Putu Nuriata.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1704 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1580 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1520 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun