Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Pertanian Hanya Beri Kontribusi 10 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kontribusi sektor pertanian Bali pada pertumbuhan ekonomi Bali hingga triwulan ketiga 2009 hanya mencapai 10 persen. Padahal Bank Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi Bali hingga triwulan ketiga 2009 mencapai 4,17 persen.
Direktur Regional Bank Indonesia Denpasar Jeffrey Kairupan pada keteranganya di Renon, Kamis (17/12) menyatakan secara rata-rata pertumbuhan sektor pertanian Bali sangat
rendah, sedangkan basis dasar masyarakat Bali adalah pertanian.
Terbukti hampir 60-70 persen produk pertanian yang memenuhi pasar di Bali datang dari luar Bali, salah satunnya Jawa Timur.
Jeffrey menyebutkan tingginya ketergantungan Bali terhadap produk pertanian daerah lain menjadi ancaman bagi ketersediaan pangan di Bali.
Karena ketergantungan terhadap luar selalu ada bahaya, kalau ada ombak di Gilimanuk harga pasti langsung
naik, kata Jeffrey Kairupan.
Jeffrey Kairupan menegaskan Bali pada dasarnya memiliki potensi besar unntuk mengembangkan dan meningkatkan sektor pertanian di tengah tingginya kebutuhan sektor pariwisata terutama hotel dan restauran akan hasil-hasil pertanian.
Disisi lain Jeffery mengakui selama 2009 pertumbuhan ekonomi Bali lebih banyak disumbangkan dari sektor pariwisata.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan