Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Satu Pelaku Ditangkap, Satunya Dikejar ke Jatim
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kerja keras kepolisian Poltabes Denpasar dalam mengungkap kasus pembunuhan turis Jepang Hiromi Shimada akhirnya membuahkan hasil. Satu pelaku berhasil dibekuk, sementara satu pelaku lainnya masih dikejar ke daerah Jawa Timur.
Informasi di lapangan menyebutkan, satu pelaku sudah ditangkap di Denpasar. Pelaku yang namanya masih dirahasiakan itu Selasa (29/12) pagi langsung digelandang ke lokasi kejadian, untuk mengungkap sejauh mana perbuatan yang telah dia lakukan.
Setelah dibawa ke lokasi, siang itu juga pelaku langsung digiring ke Poltabes Denpasar untuk menjalani pemeriksaan. Pelaku ini, menurut sumber mengakui membunuh korban bersama satu pelaku lain yang kini masih diburu ke Jawa Timur.
Satu sudah ditangkap dan sudah dibawa ke Poltabes Denpasar. Satu lagi masih dikejar ke Jawa Timur, ucap sumber yang enggan disebut namanya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai tertangkapnya seorang pelaku.
Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana hanya mengatakan pelakunya dipastikan berjumlah dua orang yang kini masih dikejar. Dia optimis, pelaku dapat ditangkap dua hari setelah hari ini.
Kita sudah kantongi identitas pelaku dan anggota sedang berangkat (untuk menangkap pelaku), kata Alit Widana tanpa menyebut daerah tempat para pelaku malarikan diri dengan alasan agar pelaku tidak kabur.
Mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar ini yakin bahwa dalam dua hari ini pihaknya dapat menangkap pelakunya dan langsung diekspos di media massa. Dua hari lagi ditangkap dan bisa dibeber sebagai kado tahun baru ujarnya.
Hiromi Shimada ditemukan terbunuh di rumah kontrakannya di Jalan Sadasari No 17 Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (26/12) malam.
Wanita yang tinggal seorang diri ini ditemukan dalam keadaan telanjang bulat, leher dan kaki terikat baju yang diduga milik korban. Di tubuh korban terdapat 25 luka, 6 diantaranya merupakan tusukan benda tajam.
Dari hasil otopsi ditemukan enam luka di bagian perut serta mengalami perdarahan hebat. Lebih dari sepertiga darah yang mengalir di tubuhnya di bagian perut.
Korban yang sudah dua kali bercerai ini, dikenal doyan dugem dan sering mengajak pria ABG alias brondong ke rumah kontrakannya untuk memenuhi hasrat seksualnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan