Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Satu Pelaku Ditangkap, Satunya Dikejar ke Jatim
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kerja keras kepolisian Poltabes Denpasar dalam mengungkap kasus pembunuhan turis Jepang Hiromi Shimada akhirnya membuahkan hasil. Satu pelaku berhasil dibekuk, sementara satu pelaku lainnya masih dikejar ke daerah Jawa Timur.
Informasi di lapangan menyebutkan, satu pelaku sudah ditangkap di Denpasar. Pelaku yang namanya masih dirahasiakan itu Selasa (29/12) pagi langsung digelandang ke lokasi kejadian, untuk mengungkap sejauh mana perbuatan yang telah dia lakukan.
Setelah dibawa ke lokasi, siang itu juga pelaku langsung digiring ke Poltabes Denpasar untuk menjalani pemeriksaan. Pelaku ini, menurut sumber mengakui membunuh korban bersama satu pelaku lain yang kini masih diburu ke Jawa Timur.
Satu sudah ditangkap dan sudah dibawa ke Poltabes Denpasar. Satu lagi masih dikejar ke Jawa Timur, ucap sumber yang enggan disebut namanya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian mengenai tertangkapnya seorang pelaku.
Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Gede Alit Widana hanya mengatakan pelakunya dipastikan berjumlah dua orang yang kini masih dikejar. Dia optimis, pelaku dapat ditangkap dua hari setelah hari ini.
Kita sudah kantongi identitas pelaku dan anggota sedang berangkat (untuk menangkap pelaku), kata Alit Widana tanpa menyebut daerah tempat para pelaku malarikan diri dengan alasan agar pelaku tidak kabur.
Mantan Kapolres Tabanan dan Gianyar ini yakin bahwa dalam dua hari ini pihaknya dapat menangkap pelakunya dan langsung diekspos di media massa. Dua hari lagi ditangkap dan bisa dibeber sebagai kado tahun baru ujarnya.
Hiromi Shimada ditemukan terbunuh di rumah kontrakannya di Jalan Sadasari No 17 Kuta, Kabupaten Badung, Sabtu (26/12) malam.
Wanita yang tinggal seorang diri ini ditemukan dalam keadaan telanjang bulat, leher dan kaki terikat baju yang diduga milik korban. Di tubuh korban terdapat 25 luka, 6 diantaranya merupakan tusukan benda tajam.
Dari hasil otopsi ditemukan enam luka di bagian perut serta mengalami perdarahan hebat. Lebih dari sepertiga darah yang mengalir di tubuhnya di bagian perut.
Korban yang sudah dua kali bercerai ini, dikenal doyan dugem dan sering mengajak pria ABG alias brondong ke rumah kontrakannya untuk memenuhi hasrat seksualnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun