Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
ABG Disekap 2 hari, Disetubuhi 7 Kali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seorang Anak baru gede (ABG) berinisial KD AR (17) mengaku disekap seorang pemuda selama 2 hari, di sebuah proyek bangunan di Panjer Denpasar. Selama disekap, ABG ini mengaku dicabuli sebanyak 7 kali oleh seorang remaja berinisial KD SK.
Sebelumnya korban dibawa kabur selama dua hari dari rumahnya dan kasusnya sudah dilaporkan ke Poltabes Denpasar, pada Kamis (07/01). Pelapor adalah orangtua korban yakni berinisial PT AS (37), tinggal di seputaran Jalan By-Pass Kediri, Tabanan.
Menurut pelapor, dua hari korban dilarikan oleh pelaku. Itu diketahui saat korban pulang ke rumahnya. Pelapor heran melihat tindak tanduk anaknya, yang dalam kondisi lemas dan tidak bergairah.
Ketika ditanya, korban tidak menjawab dan mengatakan selama dua hari bertandang ke rumah temannya. Namun setelah didesak, akhirnya korban mengakui diajak pelaku ke lokasi proyek di kawasan Panjer, Denpasar.
”Pelaku menyetubuhi korban sebanyak 7 kali dan 2 hari baru dilepaskan,”kata sumber di kepolisian Poltabes Denpasar. Pahumas Poltabes Denpasar Kompol Made Mundra saat dikonfirmasi mengatakan, akan mengecek laporan dugaan pencabulan yang dilaporkan ke Poltabes Denpasar.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1976 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1800 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1737 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun