Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Wanita Paruh Baya Tewas Gantung Diri
Beritabali.com, Banjar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Warga Dusun Gesing 3, Desa Gesing Kecamatan Banjar digegerkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan seorang ibu paruh baya disebuah kebun dengan menggantung diri pada sebuah pohon kopi, korban sempat diselamatkan, namun akhirnya tewas saat dilarikan ke Puskesmas terdekat.
Berawal dari kecurigaan keluarganya, Wayan Rastiti (62) yang menghilang dari rumah, Rabu (13/1) ditemukan dikebunnya sekitar 300 meter dari rumah, namun alangkah terkejutnya suaminya Nengah Ngenteg dan anaknya Nyoman Kartama lantaran Wayan Rastiti tergantung menggunakan ikat pinggang pada sebatang pohon kopi.
“Pertama kali diketehaui oleh suami dan anaknya, korban melakukan upaya bunuh diri mengunakan ikat pinggang, saat dievakuasi masih ada denyut nadi korban sehingga dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan medis,” ungkap Kapolsektif Banjar, AKP. Burhannudin.
Upaya pertolongan yang dilakukan sia-sia, korban Wayan Rastiti akhirnya menghembuskan nafas terakhir dalam perjalanan menuju Puskesmas,” tidak ada tanda-tanda kekerasan , hanya ada luka pada leher bekas jeratan ukat pinggang,” papar Burhannudin.
Aksi nekat dengan gantung diri yang dilakukan korban berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan keluarganya menyebutkan, korban telah lama mengidap penyakit dan tidak bisa disembuhkan, diduga lantaran frustasi dan biaya pengobatan yang tinggi nekat melakukan jalan pintas.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 774 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan