Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Kapolda Lepas Tiga Mobil Ferrari Diduga Bodong
Beritabali.com,Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tiga unit Ferrari yang diamankan di Jalan Hang Tuah Sanur, persisnya, di sebelah Grand Bali Beach, Selasa (12/01) malam, sudah dikembalikan ke pemiliknya masing-masing.
Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna mengatakan, tiga mobil yang sudah dikembalikan kepada pemiliknya itu, tidak bisa dikatakan bodong karena sudah memiliki formulir B.
Kapolda mengatakan, dari hasil penyelidikan, ketiga mobil mewah itu telah memiliki formulir B, yang sedianya diperuntukkan untuk pengurusan bea masuk.
Hanya saja, dengan kepemilikan formulir B itu, mobil tersebut belum bisa mendapatkan tanda nomor kendaraan alias BPKB dan STNK. “ Perihal tiga mobil itu kita lihat ada Formulir B, tapi itu masih proses aja,” ujarnya, di poltabes Denpasar, Rabu (13/01).
Saat disinggung, apakah mobil itu bodong atau tidak, Kapolda mengatakan tidak bodong. Alasannya, proses pengurusan formulir B masih berlanjut. “ Kita akan cek apakah mobil itu mobil mewah. Sepanjang ada dokumennya tidak masalah,” ungkapnya.
Saat ini, kata Kapolda, mobil tersebut sudah dipulangkan ke pemiliknya dengan catatan tidak boleh dibawa keluar atau berkeliaran di jalan raya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1978 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1830 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1740 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun