Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cuaca Buruk, Nelayan Lebih Alih Profesi
Beritabali.com, Lebih
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Akibat cuaca buruk, ratusan nelayan di Pantai Lebih, Gianyar, Bali, enggan melaut. Untuk menyambung hidup, para nelayan beralih profesi untuk sementara waktu menjadi tukang bangunan rumah atau petani di sawah.
Cuaca buruk dan gelombang pasang mulai melanda perairan Pantai Lebih Gianyar sejak awal pekan ini. Menurut keterangan nelayan setempat, ombak di Pantai Lebih dalam pekan ini lebih besar dibanding hari-hari sebelumnya.
Akibat kondisi cuaca yang tak menguntungkan ini, seratus lebih nelayan yang ada di pantai ini memilih untuk tidak melaut dan beristirahat di rumah.
“Selain cuaca buruk dan tidak bisa ditebak, dalam kondisi seperti ini ikan juga sangat sulit untuk ditangkap, tidak ada ikan yang bisa ditangkap di tengah laut sana,” kata salah seorang nelayan, Wayan Pindah.
Untuk menyambung hidup sehari-hari, para nelayan di Pantai Lebih memilih untuk beralih profesi sementara waktu. Profesi yang dipilih antara lain tukang bangunan rumah dan petani di sawah atau ladang.
Menurut data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Bali, dalam pekan ini gelombang di selatan Bali atau Samudera Hindia mencapai dua hingga tiga meter. Armada laut ukuran besar,sedang, atau kecil diminta untuk meningkatkan kewaspadaan saat berada di tengah laut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan