Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Bali Alami Krisis Gula Pasir
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Harga Gula pasir di Bali saat ini mengalami lonjakan yang cukup tinggi mencapai harga Rp. 12.500 per kilogram. Padahal harga Gula pasir di Bali sebelumnya rata-rata mencapai Rp. 9.000 perkilogram. Kondisi ini terjadi karena dalam satu bulan terakhir Bali mengalami krisis gula pasir.
Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan provinsi Bali Gede Darmaja pada keteranganya di Renon (22/1) menyebutkan terjadinya krisi gula pasir di Bali akibat terhentinya pasokan gula dari PTPN XI akibat kekurangan bahan baku.
Baca juga:
Pameran Badung UMKM Week 2022
Selain itu kondisi semakin parah dengan pemberlakuan pelarangan pengiriman gula ke luar daerah oleh Gubernur Jawa Timur. Selama ini Bali sangat tergantung dengan pasokan gula dari Jawa Timur.
Di Ketapang, truk-truk yang bawa gula ke sini distop, katanya nggak boleh sesuai larangan dari Gubernur Jawa Timur, kata Gede Darmaja. Gede Darmaja menyebutkan sebelumnya Bali secara rutin mendapatkan pasokan Gula dari Jawa Timur mencapai 7-10 ton per bulan.
Sedangkan kebutuhan Gula di Bali per bulan rata-rata mencapai 5 ton. Sementara untuk satu bulan kedepan Bali hanya memiliki stock gula mencapai 8 ton.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5865 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4609 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2578 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2219 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2200 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan