Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Prof. Nala Meninggal Dunia
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu putra terbaik Bali yang ahli di bidang ilmu faal, Prof. dr. I Gusti Ngurah Nala, MPH meninggal dunia, Kamis (13/5) pukul 11.40. Nala menghembuskan napas terakhir di ruang ICU RS Sanglah.
Putra bungsu almarhum, Kwarta Haptana menuturkan, ayahnya sempat menjalani CT Scan Senin (10/5) di RS Surya Husada. Setelah itu pulang ke rumah. Kamis (13/5) pukul 07.00, mantan Rektor Unhi ini mengalami sesak napas dan dibawa ke RS Sanglah.
"Bapak menderita kanker hati," ujar Kwarta. Jenazah Guru Besar Ilmu Faal FK Unud ini langsung dibawa ke Bondalem, Buleleng. Jadwal pengabenan masih dibahas keluarga besarnya.
Turut hadir di RS Sanglah, Dirut RS Sanglah dr. Wayan Sutarga, pakar ilmu ergonomi Prof. Adnyana Manuaba, ahli kandungan dan kebidanan Prof. Kornia Karkata, keluarga dan kolega Nala.
Nala alumnus Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta dan Master of Public Health University of Hawaii.
Nala lahir 31 Desember 1935 di Bondalem. Ia menikah dengan Cokorda Istri Agung dari Puri Semarabawa, Klungkung dan dikaruniai 4 anak yakni I Gusti Ngurah Pradangga Wishwa Mendala, I Gusti Ngurah Agustana Dharyantara Mendala, I Gusti Ayu Lani Triani, I Gusti Ngurah Kwarta Haptana Mendala.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan