Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 28 Juni 2026
Lagi Pendukung Sukarno Demo Hasil Pilkada
Beritabali.com, Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Untuk kesekian kalinya pendukung paket Sukarno (Sukaja-IGN Anom) menggelar aksi demo hasil pilkada. Demo yang diikuti sekitar puluhan orang dari relawan Sukarno itu menyasar kantor Panwaslu Tabanan di Jalan Batukaru, Tuakilang, Tabanan, Selasa ( 18/5).
Massa pendukung Sukarno bergerak dari Taman Makam Pancakatirta Tabanan menuju kantor Panwaslu sekitar pukul 11.30 Wita.
Dengan mengendarai kendaraan roda dua dan beberapa kendaraan roda empat, massa Sukarno tiba sekitar pukul 12.05 di kantor Panwaslu Tabanan.
Tiba di depan kantor Panwaslu, coordinator aksi I Gusti Made Sumadiyoga langsung menyatakan tiga sikap berupa himbauan kepada Panwaslu Tabanan.
Diantaranya, pertama agar terus melakukan penyelidikan dan penyidikan tentang pelanggaran pilkada Tabanan demi tegaknya hukum dan stabilitaas keamanan dalam masyarakat.
Kedua, mengadili dan memberikan sangsi hukum kepada siapa saja yang melakukan pelanggaran dalam pilkada sesuai dengan hukum yang berlaku dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Dan ketiga, penwaslu diminta lebih proaktif menyikapi laporan-laporan masyarakat mengenai pelanggaran pilkada.
Aksi yang mendapatkan pengawalan dari anggota Polres Tabanan begitujuga tampak Kapolres Tabanan AKBP AA Made Sudana di lokasi akhirnya berakhri satu setengah jam kemudian.
Setelah perwakilan massa Sukarno diterima ketua Panwaslu Tabanan I Made Rumada beserta anggotanya. Panwaslu pun berjanji akan melakukan tugas dengan seobjektif mungkin sesuai dengan harapan dari massa pendukung Sukarno. Usai pertemuan, massa pendukung Sukarno kembali ke Sukarno Center di Marga dengan tertib.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun