Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Aci Keburan, Adu Ayam Jago Selama 35 Hari
Beritabali.com, Payangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ribuan warga Hindu di Bali, mulai hari ini (22/5) hadir dalam perayaan tradisi Aci Keburan yang digelar di Kabupaten Gianyar Bali. Dalam tradisi yang berlangsung setiap enam bulan ini, digelar tajen atau sabung ayam massal selama satu bulan lebih.
Sejak pagi hari, kawasan Pura Hyang Api di Desa Kelusa Payangan Gianyar sudah didatangi ribuan warga. Warga yang datang ke pura ini sebagian besar merupakan petani dan peternak yang akan mengikuti tradisi Aci Keburan, sabung ayam selama sebulan lebih.
Warga yang datang ke tempat ini tak hanya berasal dari Kabupaten Gianyar tapi juga dari beberapa kabupaten lainnya di Bali. Hampir semuanya membawa satu ekor atau lebih ayam jantan untuk disabung atau diadu di tempat ini.
Tradisi adu ayam massal atau Aci Keburan ini digelar di jaba atau halaman bagian luar Pura Hyang Api Desa Kelusa. Ayam jantan aduan yang sudah dipasangi pisau taji pada kakinya, langsung diadu pada beberapa ‘kalangan’ atau arena tajen yang sudah disiapkan sebelumnya.
Menurut kepercayaan warga yang datang ke Pura Hyang Api, tradisi unik ini merupakan salah satu upaya agar hewan ternak mereka bisa hidup sehat dan bebas dari wabah penyakit. Ayam aduan yang mati pada prosesi Aci Keburan ini dianggap sebagai bentuk persembahan rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta.
“ Tradisi ini merupakan warisan dari leluhur kami, Aci Keburan ini merupakan sesangi atau kaul warga terhadap Ida Batara yang ada di pura sini, warga bersyukur karena ternak dan keluarga mereka telah diberi keselamatan dan kesehatan,” jelas Ketut Gegel, Wakil Bendesa Adat Kelusa.
Tradisi Aci Keburan yang diadakan setiap enam bulan sekali akan berlangung selama 35 hari atau satu bulan lebih. Selain mengadu ayam jantan aduan, warga yang datang juga melakukan persembahyangan guna memohon keselamatan dan kesejahteraan.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan