Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
YLPKI Usulkan Tinjau Ulang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Yayasan lembaga Perlindungan konsumen Indonesia (YLPKI) merekomendasikan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Bali untuk meninjau kembali moto World Class Service atau pelayanan kelas dunia.
Rekomendasi ini disampaikan mengingat moto PLN Wilayah Bali tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. Buktinya berdasarkan evaluasi Yayasan lembaga Perlindungan konsumen Indonesia jumlah pemadaman listrik di Bali antara periode Oktober hingga Desember 2009 sebanyak 250 jam.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Ketua Yayasan lembaga Perlindungan konsumen Indonesia Wilayah Bali Putu Armaya pada keteranganya di Denpasar, Minggu (27/6) menyatakan dengan tingkat pemadaman listrik mencapai 250 jam dalam 3 bulan seharusnya PLN sudah dapat dikenakan pinalti. PLN juga harus memberikan ganti rugi terhadap kerugian konsumen.
Dengan pemadaman kemarin PLN harusnya mengganti rugi kerugian konsumen melalui pemotongan abodemen sebesar 10 persen, ujar Putu Armaya.
Ketua Yayasan lembaga Perlindungan konsumen Indonesia Wilayah Bali Putu Armaya menegaskan tidak saja dari segi jumlah jam pemadaman, PLN distribusi Bali juga masih banyak menyisakan masalah yang tidak sejalan dengan moto pelayanan kelas dunia.
Bukti lainnya adalah semakin banyaknya jumlah calon pelanggan yang belum mendapatkan layanan listrik, dimana jumlahnya kini mencapai 54.000 pelanggan. Selain itu sekitar 90 dusun di Bali juga belum mendapatkan aliran listrik PLN.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan