Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ratusan Triliun Rupiah Parkir di Luar Negeri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan hingga ratusan triliun rupiah dana milik orang kaya di Indonesia diparkir di luar negeri. Singapura menjadi salah satu Negara yang dipilih Warga Indonesia untuk menyimpan uangnya.
" Singapura menjadi salah satu negara pelarian dana masyarakat Indonesia. Untuk itu kita harus menyedot kembali dana yang tersimpan di luar negeri tersebut," kata Direktur Perbankan Ritel ANZ Indonesia Anthony Soewandy di Denpasar, Rabu (30/6).Menurutnya, dana para remiten Indonesia yang parkir di luar negeri sangat besar.Para pemilik uang dari Indonesia lebih merasa nyaman menempatkan dana-dananya di bank asing. Padahal belum tentu uang yang disimpan aman jika terjadi krisis, ujarnya.
Baca juga:
Massa Geruduk Kantor TV Nasional Sri Lanka
Jumlah dana perbankan di Singapura, jelas Soewandy, didominasi oleh dana dari Indonesia. Diperkirakan 80 persen nasabah dari luar Singapura berasal dari orang Indonesia.Kehadiran ANZ Bank di Indonesia, khususnya di Bali, menurut Soewandy akan mampu menarik uang Indonesia yang disimpan di luar negeri."Kami berharap kehadiran bank tersebut akan mampu menarik uang yang selama ini disimpan di luar negeri," kata Anthony.
Tahun 2009 ANZ Bank mampu menyedot dana yang parkir di luar negeri triliunan rupiah."Kami mampu mengembalikan dana yang parkir di luar negeri sebesar Rp5 triliun dari para remiten. Diperkirakan tahun ini juga akan terjadi aliran dana masuk dari para remiten, kendati tidak sebesar tahun 2009 lalu," katanya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan