Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Potong Pohon Kamboja, Warga Selombo Tewas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang warga Dusun Selombo Desa Bondalem Kecamatan Tejakula ditemukan tewas dengan sejumlah luka, korban ditemukan tergeletak dibawah pohon kamboja diduga kuat korban terpental oleh potongan kayu hingga terjatuh dan tewas.
Diduga terjatuh akibat terpental dahan pohon kamboja yang dipotong, Wayan Lodra (75), warga Dusun Selombo Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula ditemukan tewas dibawah pohon dengan sejumlah luka serius pada tubuh korban dan tergeletak diatas tanah.
Sebab-sebab kematian korban untuk sementara dari hasil olah lokasi peristiwa disebabkan terpental oleh potongan kayu yang dipotong hingga mengakibatkan korban jatuh dan tewas, ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa, Rabu (21/7).Korban Wayan Lodra yang keseharian sebagai petani ditemukan dalam posisi tergeletak dibawah pohon kamboja dengan kondisi tidak bernyawa oleh saksi, Wayan Merada. Selanjutnya saksi meminta pertolongan warga lainnya.
Sementara, dari hasil pemeriksaan medis, diduga kuat korban Wayan Lodra tewas akibat sejumlah luka yang dialaminya, diantaranya mengalami luka pada dada kanan atas dan patah tulang pada selangka leher, namun demikian dugaan kekerasan tidak ditemukan, sehingga jenasah langsung diserahkan kepada keluarga korban.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1148 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1125 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 898 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 820 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 566 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun