Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemerintah Naikkan Nilai Kredit Menjadi Rp. 20 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah memutuskan untuk menaikkan nilai kredit usaha rakyat (KUR) tanpa anggunan bagi usaha kecil menengah (UKM) dari Rp. 5 Juta menjadi Rp. 20 Juta.Keputusan tersebut disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan saat Dialog penguatan ketahanan dan Daya Saing Pelaku Usaha di Era AFCTA di Sanur (30/7).
Peningkatan nilai kredit tanpa anggunan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing usaha mikro dan kecil. Selain itu juga untuk meningkatkan klasifikasi usaha dari usaha mikro kecil menjadi menengah.
Syarif Hasan menyampaikan peningkatan nilai kredit tanpa anggunan juga untuk mengejar target penyaluran kredit yang ditargetkan sebesar Rp. 20 triliyun per tahun.Namun sampai saat ini belum banyak UKM yang mampu mengakses kredit tersebut karena keterbatasan informasi.Kami menyadari belum seluruh UKM mendapatkan kredit ini, karena terbatasnya sosialisasi, nantinya kami akan tingkatkan sosialisasinya, ujar Syarif Hasan.
Syarif Hasan mengungkapkan untuk tahun ini jumlah kredit tanpa anggunan yang telah disalurkan oleh bank mencapai Rp. 5,2 Triliyun.Dari jumlah tersebut sebesar Rp. 3 triliyun disalurkan oleh BRI.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2486 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1941 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun