Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Penularan Terjadi Sejak Januari Lalu di Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Berdasarkan data Dinas Peternakan Kabupaten Tabanan Bali, kasus penularan rabies pada sapi pertama kali terdeteksi pada Januari lalu di Kecamatan Penebel. Sedangkan kasus penularan rabies pada babi ditemukan di Kecamatan Tabanan pada Februari lalu.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Tabanan Nyoman Rusmini menyatakan penularan rabies baik pada sapi atau babi dipastikan terjadi saat hewan ternak tersebut berada di kandang dan diprediksikan kasus penularan terjadi malam hari.
Menurut Rusmini sebagai langkah antisipasi, kini desa adat di Tabanan telah sepakat untuk melakukan eleminasi terhadap anjing liar. Kesepakatan ini juga telah dituangkan dalam pararem atau kesepakatan desa adat.Bagi anjing yang tidak di kandangkan atau diliarkan maka desa akan melakukan eleminasi, itu sudah ada pararemnya, ujar Nyoman Rusmini, hari ini (13/8).
Nyoman Rusmini menyebutkan hingga kini belum ditemukan lagi kasus rabies pada sapi dan babi di Tabanan. Jika kembali ditemukan maka hewan yang terinfeksi akan langsung dimusnakan untuk menghindari penjualan hewan ternak yang
positif rabies.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan